Impian Si Mungil
Langkah kaki terhenti di ujung jalan.
Punya dua pilihan itu ternyata sulit.
Tapi jauh lebih menenangkan dibandingkan mereka yang tak punya pilihan.
Dunia itu lucu, semua berlomba.
Semua rancu, hingga akhirnya hanya bisa mendamba.
Karena pada akhirnya hanya Doa yang kau bawa.
Apa kabar impian kecil ku?
Apakah kau sudah padam, apa masih bertahan disana?
Bagai semua yang mendamba, semoga kita tercipta.
Disaat waktu terasa sempurna, untuk semua.
Amin..
Komentar
Posting Komentar