Lelaki Hujan

Sepotong malam hujan setelah kehilangan.
sepasang kaki menari dibawah buliran air hujan.
aku ingat pernah menggigil, namun disitu pula kau menggenggam.
menghapuskan segala resah dari hati yang pendendam.

Dari sepasang mata yang mampu menerbitkan purnama dalam tatapnya
dari selengkung senyum yang mampu memporak-porandakan isi dada
aku berterimakasih, karena kau pernah menjadi hujan ditengah tandusnya hati.

Dari secangkir kopi yang tak lagi dapat memberikan kehangatan.
jika ada yang dapat lebih hangat darinya, pastilah pelukmu.
Dentingan rintik hujan yang tak lagi dapat menenangkan
jika ada yang dapat lebih syahdu darinya, pastilah alunan nada yang mengalir indah dari bibirmu.

Adakah cinta telah memelukku?
karena yang kurasa hanyalah rindu yang mendekap erat saraf otakku.
dan bisakah kau hanya menghilang? seperti benci yang menjadikan rindu tiada.

Komentar

  1. Suka yang ini, salam kenal, saya yang request waktu 4 Oktober 2016 sebelum pagi, hahaha

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer