Aku, kau, dan permainan

Kau tau, apa yang kusembunyikan dari senyum ini? 
sebuah kesakitan, yang akupun tak yakin kalian sanggup menanggung nya.
Kau tau, apa yang ku sembunyian dari tawa ku ini?
sebuah kesedihan. Tangisan yang tak akan mungkin kau dengar isakan nya.

Tapi aku rela...
tersakiti, menahan perih ini sendiri.
bahkan jika aku harus pergi darimu dan menghilang akan kulakukan.

Namun pernahkah kau berfikir? 
bahwa aku juga ingin kau disini.
menuntunku dalam gelap. Menemukan terang dibagian paling sempit dari hidupku.
disini... dihatiku.

Entah kau yang jahat atau aku yang terlalu bodoh.
Iya, mungkin aku yang terlalu bodoh untuk menganggap ini sebuah cerita klasik yang akan berakhir bahagia.

Sadarku masih berkelana. Aku tak bisa menemukan nya.
dan setia ku masih disini, menyatu dengan detakan jantung.

Dan aku memanggilnya bodoh.

bodoh karena terus berharap kau dapat merasakan nya.
bodoh karena terus menaruh harap pada hal yang sudah bisa kau tebak akhirnya, bahwa kita tak akan pernah menyatu.

Entah kapan aku, kau dan permainan ini akan berakhir.
yang jelas, aku masih disini.
berharap kau yang mengenggam tanganku dan mencari terang bersama.



Teruntuk engkau, pria kesayangan.
-06 des 2013- 

Komentar

Postingan Populer